Guardiola Mengatakan Lionel Messi Tidak Bisa Dipaksa Berlari, Mengapa?



Peran Lionel Messi untuk Barcelona sangat besar. Ia bisa disebut sebagai pemain yang paling menentukan dan dapat mengubah jalannya permainan cepat saat bermain.

Salah satu contoh jelas terlihat saat Barcelona bertemu Real Valladolid pada akhir pekan. Bermain di Camp Nou, tim asuhan Ernesto Valverde menang dengan skor 5-1.

Pada satu momen di babak pertama, Barcelona dan Valladolid telah bermain dengan skor 1-1. Tapi semuanya berubah begitu Messi mendapatkan celah di pertahanan tim tamu. Dia memberikan assist dan gol yang membuat skor berubah menjadi 3-1.

Sisanya tidak diragukan lagi. Messi menambahkan golnya di babak kedua dan kembali berkontribusi dalam gol kelima Barcelona yang dicetak oleh Luis Suarez.

Messi Kesulitan Berlari

Bisa dikatakan bahwa kemenangan Barca ditentukan oleh peran Messi di lapangan. Ketergantungan dari juara bertahan La Liga dengan bintang sangat besar. Akibatnya, Messi harus bekerja keras untuk memastikan tiga poin untuk Blaugrana.

Hal ini menjadi perhatian bagi pelatih Manchester City, Josep Guardiola. Pria yang juga pernah melatih Barcelona itu merasa bahwa kondisi fisik Messi sudah tidak sanggup untuk terus dipaksa berlali sehingga potensi cedera sangat besar jika Messi terus berlari.

"Jika seseorang tidak berlari, tetapi mencetak tiga gol di setiap pertandingan saya bisa memakluminya, tapi tidak ada yang mampu mencetak tiga gol dalam satu pertandingan, hanya Messi yang bisa," katanya seperti dilansir dari Goal International.

"Sekarang, Anda perlu Messi untuk melakukan sedikit usaha. Dia tidak bisa lari hanya karena kebutuhan untuk berlari, itu tidak mungkin. Ketika Leo berlari seperti saat ia berlari di musim pertamanya dengan saya, dia akan terluka setiap tiga bulan," dia melanjutkan.

Keberuntungan Guardiola

Barcelona adalah klub pertama dalam karir pelatih Guardiola. Dia melatih klub raksasa Spanyol pada tahun 2008 hingga 2012, dan berhasil menyajikan serangkaian gelar. Dua gelar di antaranya adalah dari Liga Champions.

Guardiola merasa cukup beruntung, karena dalam kepelatihannya ia memiliki sosok Messi, yang masih dalam kondisi sangat baik. Baginya, itu adalah khas karena tidak banyak pelatih yang memiliki kesempatan yang sama.

"Ada pelatih hebat dan tidak menang apa-apa karena mereka tidak memiliki Messi. Saya beruntung memiliki dia, dan Xavi, [Andres] Iniesta, Dani Alves, dan [Gerard] Pique pada usia yang tepat," tambahnya.

"Saat Barca tampil apik, saat itulah [Michael] Laudrup bisa bermain sebagai false nine dan kemudian Messi. Saya mencobanya di Bayern Munich, tapi tidak ada pemain yang bisa melewati tiga pemain dan mencetak gol, jadi kita harus melihat alternatif lain, " dia berkata ,

(Goal International)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel