Dikabarkan Tidak Harmonis, Pique Beri Bocoran Soal Hubungan Messi dan Griezmann



Gerard Pique berbicara tentang hubungan antara Lionel Messi dan Antoine Griezmann yang merupakan rekan setimnya di Barcelona. Dia mengatakan kedua pemain tersebut tidak berdebat.

Rumor tentang hubungan buruk antara Griezmann dan Messi mulai naik pada awal Oktober. Itu semua dimulai ketika striker Prancis mengatakan bahwa ia sulit untuk berinteraksi dengan bintang Barca.

Pasalnya Messi bersama dengan Griezmann bukanlah sosok yang sering berbicara. Akibatnya, berbagai rumor negatif antara keduanya banyak diperbincangkan dengan masyarakat umum.

Salah satu rumor mengatakan bahwa Messi sebenarnya menolak kehadiran Griezmann di Camp Nou. Dia ingin Neymar yang beberapa waktu lalu sempat dikabarkan berniat untuk memperkuat Barcelona lagi.

Pique Bercerita tentang Messi-Griezmann

Messi menepis rumor tersebut, dan menyebutkan sebagai kebohongan. Kemudian, baru-baru ini, kata-kata itu diperkuat oleh Gerard Pique saat bertemu dengan Cadena SER. Dia memastikan bahwa Messi dan Griezmann mulai bersama.

"Di sini, kami melebih-lebihkan. Leo dan Grizi familiar, seperti Leo dan Griezmann akrab, atau Leo bersama dengan Pedro atau [David] Villa. Segala sesuatu yang baik. Dengan Luis [Suarez dan Messi], mereka hampir seperti saudara , "kata Pique.

"Hanya karena dia tidak terlihat akrab [dengan Griezmann] seperti dia dengan Luis, itu tidak berarti hubungannya yang buruk," lanjutnya.

Soal El Clasico Tertunda

Dalam kesempatan yang sama, Pique juga berbicara tentang pertandingan El Clasico melawan Real Madrid ditunda. Pria 32 tahun itu melihat keputusan untuk menunda El Clasico adalah pilihan yang salah.

Seperti diketahui, laga El Clasico yang sebenarnya akan digelar pada akhir pekan. Namun penyelenggara La Liga memilih untuk menundanya karena protes besar mereka tentang kemerdekaan Catalan di Barcelona.

"Saya pikir keputusan itu tidak perlu. Itu hanya akan menciptakan masalah yang sebelumnya tidak ada menjadi lebih besar. Espanyol dan Villarreal bermain selama seminggu dan tidak ada yang terjadi," tambahnya.

"Saya pikir untuk klub dan liga, itu bukan keputusan terbaik. Saya pikir liga, karena persaingan, dan klub harus memiliki keberanian untuk mengambil risiko dan memastikan semuanya berjalan baik-baik saja," katanya.

(Goal International)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel