6 Penjualan Termahal Barcelona dan Nasibnya Kini



Barcelona mengalami era keemasan dan kejayaan di masa Pep Guardiola. La Blaugrana waktu itu sukses meraih nyaris semua gelar bergengsi di kancah sepak bola.

Barcelona tercatat memenangi tiga gelar La Liga dan tiga titel Liga Champions di masa Guardiola. Waktu itu, Barcelona mempunyai deretan pemain berkualitas tinggi, termasuk Lionel Messi, Andres Iniesta, sampai Xavi.

Tetapi, terdapat juga pemain yang tidak dapat memenuhi harapan tinggi yang dipatok Guardiola. Sang pelatih juga bukan tipe pria lembek.

Guardiola tidak ragu melepas pemain, walaupun berlabel bintang, apabila tidak dapat memenuhi standar yang ditetapkannya. Ada juga yang berselisih paham dengan pria asal Spanyol itu.

Salah satu pemain bintang yang dilepas Barcelona pada masa Guardiola adalah Zlatan Ibrahimovic. Pemain asal Swedia itu dijual usai berselisih dengan Pep Guardiola. Padahal sebelumnya dia diperkirakan dapat menjadi bintang di Camp Nou.

Berikut ini sejumlah penjualan mahal Barcelona pada masa Pep Guardiola dan kabar mereka saat ini.

1. Yaya Toure

Yaya Toure, yang adalah saudara kandung Kolo Toure itu, sempat memperkuat Blaugrana selama tiga musim. Pemain berposisi gelandang dilepas Guardiola di bursa transfer musim 2010.

Toure diketahui tidak mempunyai hubungan baik dengan sang pelatih. Dia dijual dengan harga 24 juta pounds untuk membantu Barcelona mendapatkan dana segar.

"Setiap kali saya bertanya sesuatu (kepada Guardiola), dia kerap memberikan jawaban aneh," ucap Toure kepada ONA FM pada 2014.

"Dia kerap mengabaikan saya jingga tawaran Manchester City datang. Oleh karena itulah saya memutuskan pergi. Saya tidak berbicara dengan Guardiola selama setahun. Apabila dia berbicara kepada saya, maka saya akan bertahan. Namun, dia tidak percaya kepada saya," tambah Toure.

Kolo Toure bersinar bersama Manchester City, lalu justru bereuni dengan Guardiola di Etihad pada 2016. Guardiola kembali melepas Toure pada 2018 ke Olympiakos. Sekarang Toure bermain di klub Liga Super China, Qingdao Huanghai.

2. Bojan Krkic

Bojan Krkic adalah pemain didikan La Masia. Dia diprediksi bakal menjadi bintang usai mengemas 900 gol untuk tim junior Barcerlona dan melakukan pertandingan debut di tim senior ketika berusia 17 tahun pada 2007.

Sang penyerang sering dibandingkan dengan Lionel Messi, namun gagal mengatasi tekanan besar yang mengarah kepadanya. Belakangan dia mengungkap memiliki masalah cemas berlebihan ketika berada di Barcelona.

Bojan lalu hengkang ke AC Milan pada 2011 dengan harga 10,5 juta pounds demi mendapatkan kesempatan bermain di tim utama. Dia lalu kembali ke Barcelona dua musim berselang.

Bojan dijual lagi pada 2014 dan saat ini bermain di MLS bersama Montreal Impact usai lima musim membela Stoke City.

3. Samuel Eto'o

Samuel Eto'o tidak pernah menjadi bagian dari rencana Pep Guardiola di Barcelona. Tapi, striker asal Kamerun tersebut memilih memperjuangan posisinya dan menolak hengkang dari Camp Nou.

Walaupun mengemas 36 gol di musim 2008-2009, termasuk di final Liga Champions, Eto'o tetap dilego. Dia dijual dengan harga senilai 16,6 juta pounds ke Inter Milan, sebagai bagian dari pembelian Zlatan Ibrahimovic.

Sang striker dapat membalas dendam. Dia ikut melepas Barcelona di Liga Champions, sebelum meraih treble bersama Inter Milan di musim 2009-2010.

Eto'o merapat ke klub Rusia, Anzhi Makhachkala, di 2011, lalu pernah bermain bersama Chelsea, Everton, Sampdoria, Antalyaspor, Konyaspor, dam Qatar SC, sebelum pensiun pada 2019.

4. Ronaldinho

Ronaldinho adalah pemain andalan di Barcelona sebelum Lionel Messi masuk ke tim utama. Ronaldinho bahkan disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia usai memenangi Ballon d'Or pada 2005.

Tetapi, Guardiola tidak peduli dengan reputasinya. Dia justru menjadi salah satu pemain yang paling awal dilepas Guardiola. Sang pelatih tidak suka dengan kelakuan Ronaldinho di luar lapangan.

Ronaldinho dilepas ke AC Milan dengan harga senilai 16,7 juta pounds. Di dua musim pertamanya di Rossoneri, dia mengemas 20 gol. Tetapi, setelah itu dia kehilangan tempatnya.

Ronaldino kerap dikritik sebab kelakuannya yang gemar berpesta dan kebugarannya yang buruk. Dia kembali ke Brasil untuk membela Flamengo pada 2011, sebelum gantung sepatu tujuh tahun kemudian.

5. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic direkrut Barcelona dari Inter Milan pada 2009. Dia cuma mengecap kisah manis sebentar di Camp Nou. Hubungannya dengan Guardiola memburuk usai kekalahan dari AC Milan pada 2010. Mereka bahkan saling tidak bicara maupun menghindari kontak mata.

"Guardiola cuma menatapku dan saya kehilangan respek," tulis Zlatan di otobiografinya pada 2013.

"Anda mungkin berharap Guardiola mengatakan beberapa patah kata, namun dia pengecut," tambah Guardiola.

Usai perjalanan singkat bersama raksasa La Liga, Zlatan kembali ke pelukan AC Milan sebagai pemain pinjaman dan menjuarai Serie A pada 2011. Dia lalu gabung ke AC Milan secara permanen dengan mahar senilai 20 juta pounds.

Setelah itu Ibrahimovic berlabuh ke PSG, Manchester United, dan LA Galaxy. Sekarang, pemain berusia 38 tahun itu kembali ke AC Milan dan menikmati mengemas gol demi gol.

6. Dmytro Chygrynskiy

Penampilan Chygrynskiy di Shakhtar Donetsk membuat Pep Guardiola terkesan. Barcelona rela mengeluarkan dana senilai 20 juta pounds untuk mendatangkannya pada 2009.

Namun, dia justru berubah menjadi salah satu rekrutan terburuk Guardiola. Chygrynskiy cuma tampil 12 kali di La Liga selama membela Barcelona.

Chygrynskiy dilepas lagi ke Shakhtar Donetsk senilai 12,5 juta pounds pada 2010 dan memenangi dua gelar liga. Dia lalu henkang dari Shakhtar pada 2015. Saat ini , dia berusia 33 tahun dan masih bermain di AEK Athens.

Jangan lupa klik Like, "Ikuti" dan Comment sesuka kalian, pasti dibalas kok! Gratis lagi.

Sumber seperti dilansir www.bola.com (22/02/2020).

SUMBER: UCNEWS.ID

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel